DETECTIVE AND MAFIA
Silakan mendaftar atau masuk untuk mengakses forum Detective and Mafia.


-Terima Kasih-

DETECTIVE AND MAFIA

Mens Vincit Omnia
 
IndeksIndexGalleryFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin
Selamat datang di forum Detective and Mafia, silakan perkenalkan diri
di Perkenalan member baru agar resmi menjadi member Detective and Mafia
Selamat datang di DAM
Silakan baca petunjuk, peraturan dan tata cara bermain forum
Di sini sebelum melakukan aktivitas di forum

Share | .
 

 [Episode 2] The Stolen Heart

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pilih halaman : Previous  1, 2, 3
PengirimMessage
Syapaaye

Administrator
Administrator
avatar

Male
Reputation : 5
Jumlah posting : 287
Lokasi : In 2D World, I hope

PostSubyek: [Episode 2] The Stolen Heart   Mon Apr 16, 2012 9:50 pm

First topic message reminder :

Cara bermain :
1. Akan disediakan sebuah cerita misteri kepada kalian, yang pada akhirnya akan kalian ccoba untuk pecahkan, setelah mengumpulkan pecahan-pecahan puzzle dari misteri yang ada.

2. Di tengah cerita, kalian akan mendapat beberapa pertanyaan tentang bagaimana jalannya cerita harus berlanjut. Seperti memilih petunjuk-petunjuk yang harus kalian ikuti, memilih bukti yang harus kalian gunakan untuk memecahkan misteri yang ada, atau memberi arahan kepada sang pemeran utama untuk pergi ke suatu tempat yang dibutuhkan untuk memecahkan misteri yang ada.
(Untuk lebih mudahnya, ini game interaktif seperti Visual Novel di mana kalian memilih jalan cerita yang kalian inginkan)

3. Untuk berbagai pilihan yang disediakan, akan diambil pilihan pertama yang di-post dalam Thread ini. So, first come first serve. Dan para Solver hanya diizinkan untuk memilih satu pilihan dalam satu waktu walaupun di dalam pilihan tersebut diperbolehkan memilih lebih dari satu. Jika ada Solver lain yang memilih pilihan yang sama, maka akan diambil pilihan pertama, namun jika pilihannya berbeda, ketika waktu-nya diperbolehkan memilih lebih dari satu pilihan, maka akan digunakan kedua pilihan tersebut

4. Di akhir cerita, kalian akan dipersilahkan untuk memberi kesimpulan akan misteri yang ada, seperti siapa pelakunya, bagaimana kronologi lengkapnya, motif sang pelaku, dll.

5. Untuk yang dapat memberikan kesimpulan full yang ditanyakan, akan mendapat 1 poin full, dan untuk pertanyaan di tengah cerita, akan diberikan 1 bonus Like Point.

Aturan-aturan :
1. Tidak ada OOT, Junk, Spam, Multiple Posts, atau post-post mengganggu lainnya.

2. Setiap member dapat ikut serta menjawab, dan point yang diberikan pada jawaban yang tidak lengkap akan dipertimbangkan jumlahnya.

3. Setiap peserta diberi kesempatan menjawab 3 kali, setelah itu peserta tidak diperbolehkan untuk menjawab, kecuali berdiskusi, atau diberi tambahan kesempatan menjawab. Jadi gunakanlah kesempatan menjawab dengan sebaik-baiknya.

Tambahan :
1. Page 1, post 1, 2, dan 3 akan digunakan sebagai tempat clue dan lain-lain yang dibutuhkan dalam investigasi. Diketahui sebagai Note Book

2. Jangan lewatkan apapun. Periksalah sesuatu sesering mungkin agar tak kelewatan sesuatu. Namun, jangan terlalu terpaku pada satu hal sehingga menghabiskan waktu dan akhirnya ada akibat yang tak ingin ditemui.

3. Case ini terinspirasi dari Kara no Shoujo, sebuah Visual Novel detektif yang membutuhkan interaksi pemain untuk menyelesaikan kasus dalam cerita tersebut

Yah, untuk lebih jelasnya, langsung saja kita mulai. Pada episode kali ini, sudut pandang orang pertama dari Ryo, diganti menjadi sudut pandang orang pertama dari Takumi.
Takumi adalah seorang detektif muda yang menjalani hidupnya dengan tenang, terlalu tenang. Walaupun dengan kepintarannya yang di atas rata-rata, Takumi tidaklah terlalu terkenal di bidangnya. Karena kemalasannya melakukan hal-hal yang merepotkan, Takumi pun kadang suka menutup-nutupi keberhasilannya melakukan suatu pekerjaan, dengan dalih ia akan kerepotan jika banyak permintaan yang masuk.


Episode : 2
The Stolen Heart


---
Truly, there are things humans cannot comprehend.
And because of that, humans begin to have a will to have a good knowing about them.
But, no matter what, there will still be things that they cannot understand.
Then, humans begin to waver.
For those who have faith in them, they worship them.
For those who have doubts in them, they become afraid of them.
For those who have ignorance towards them, they live without them.
And for those who reject their existence, they are miserably crushed by them.

Lastly, for those who still strive for more to understand them while they are unable to do so---

------------------------------------------------

Pagi itu pagi yang dingin di kantorku, aku terbangun mendengar dering HP-ku yang ada di atas meja di sebelah sofa tempatku tidur. Sang penelpon adalah inspektur Makoto, salah satu karibku. Dari pengalamanku sebelum-sebelumnya, tak ada kabar yang baik ketika dia rela-rela meluangkan waktunya untuk menelponku, terutama ke HP-ku. Pasti masalah yang menyusahkan lagi. Dengan setengah sadar dan setengah hati, aku mengangkat panggilan yang dari tadi membisingkan itu.
“Oi, aku ada kerjaan untukmu. Kasus pembunuhan yang baru-baru saja terjadi, cepat kemari untuk mengetahui detailnya.”
“Langsung ke inti, heh. Kemari ke mana? Aku baru saja bangun tidur.”
“Ke tempatku, tentu saja. Kalau begitu, beranjaklah cuci mukamu dan cepat ke sini. Aku tunggu 45 menit.”
“Oi, oi, dengan kereta saja butuh paling cepat sekitar 1 jam, lho.”
“Aku tidak mau tahu, cepat kemari...”
Aaaggghhh...

***

“Korban bernama Kurosawa Asami. Kepala sebuah perusahaan besar terkenal. Umurnya sekitar akhir 40. Walaupun begitu, ia tetap terlihat begitu muda dengan wajahnya. Ditemukan tak bernyawa dengan anak panah menancap di dada-nya, dan menusuk jantung, walaupun tak tepat di tengahnya. Waktu kematian diperkirakan pada pukul antara 10:00 sampai 11:30 kemarin malam. Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban selain anak panah tersebut.” Makoto menjelaskan setelah aku sampai ke kantornya.
“Sudah ada calon tersangka yang terlihat sampai sekitar jam kematian korban?”
“Sudah. Tepatnya 3 orang. Yaitu Asuka Asami, anak korban, Kazuto Noroi, bawahan korban, dan Kyouko Minahoshi, kolega korban. Kami telah mendengar keterangan dari mereka, tapi lebih baik kau tanya sendiri langsung ke mereka.”
“Baiklah. Kalau begitu, aku akan langsung ke TKP terlebih dahulu. Mayatnya? Apa sudah dibawa untuk otopsi?”
“Sayangnya ya. Namun, sudah diberi garis tanda tempat kematian korban. Kalau ingin informasi lebih lanjut, pergi saja ke rumah sakit Y, di mana mayatnya diotopsi.”
“Baiklah, sampai jumpa.”
“Tunggu, aku ikut.” Katanya sambil beranjak dari kursi-nya.

***

Setelah sampai, aku langsung beranjak menuju ruangan korban.
Lalu, yang kuperiksa selanjutnya adalah :
a. Letak persis mayat korban
b. Meja kerja korban
c. Kondisi keseluruhan ruangan korban

---


Begin:
 



Terakhir diubah oleh Syapaaye tanggal Fri Apr 27, 2012 9:38 pm, total 9 kali diubah
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://www.facebook.com/Syapaaye

PengirimMessage
Zero

Case Solver
Case Solver
avatar

Male
Age : 20
Reputation : 3
Jumlah posting : 638
Lokasi : Anywhere,anytime

PostSubyek: Re: [Episode 2] The Stolen Heart   Thu Apr 26, 2012 6:25 pm

Sebelum pergi tanggung dikit lagi:
d.lanjutkan memeriksa gedung ini sedikit lagi
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Syapaaye

Administrator
Administrator
avatar

Male
Reputation : 5
Jumlah posting : 287
Lokasi : In 2D World, I hope

PostSubyek: Re: [Episode 2] The Stolen Heart   Thu Apr 26, 2012 6:16 pm

oh iya lupa =="

Baiklah, sepertinya aku telah memeriksa seluruh tempat dalam ruangan ini. Selanjutnya aku akan:

a. Lanjutkan memeriksa ruangan ini, sepertinya aku melewatkan sesuatu

1. Letak persis mayat korban
2. Meja kerja korban
3. Kondisi keseluruhan ruangan korban

b. Pergi memeriksa kondisi mayat korban di rumah sakit Y

c. Pergi menunjungi
1. Asuka Asami
2. Kazuto Noroi
3. Kyouko Minahoshi

d. Pergi memeriksa bangunan sebelah yang belum sepenuhnya jadi.

Gedung tersebut benar-benar bersebelahan dengan kantor di mana korban bekerja. Hanya berjarak 10-15 meter. Tinggi-nya pun sama seperti kantor tersebut. Walaupun bangunan tersebut belum jadi, tapi fasilitas di sana lumayan cukup karena adanya tangga di mana aku dapat mengakses lantai atas bangunan tersebut.

Aku pergi ke bangunan yang belum jadi tersebut. Seperti yang kuduga, di lantai 4 dalam suatu ruangan di bangunan tersebut ditemukan sebuah busur dan sepasang sarung tangan dengan bekas terbakar. Walaupun tak sepenuhnya terbakar, tetap saja wujud sarung tangan tersebut tak dapat dipakai lagi, walapun busurnya masih berbentuk karena tak terlalu terbakar. Tentu saja, busur tersebut terbuat dari kayu, karena itu, paling tidak hanya tali pegasnya sajalah yang putus terbakar. Ruangannya pun kosong. Walaupun sudah ada celah di tembok ruangan di mana sepertinya pintu akan dipasang. Sama halnya dengan celah di tembok untuk membuat jendela. Oh, sarung tangan dan busur tersebut terbakar tepat di depan celah jendela.


Hasil otopsi? Mungkin sebaiknya aku segera ke RS Y untuk memeriksa mayat tersebut. Dan mungkinkah korban mempunyai hubungan dengan bangunan ini?

Baiklah, aku telah selesai memeriksa bangunan ini. Selanjutnya aku akan :

a. Kembali memeriksa kantor korban, sepertinya aku melewatkan sesuatu

1. Letak persis mayat korban
2. Meja kerja korban
3. Kondisi keseluruhan ruangan korban

b. Pergi memeriksa kondisi mayat korban di rumah sakit Y

c. Pergi menunjungi
1. Asuka Asami
2. Kazuto Noroi
3. Kyouko Minahoshi

d. Lanjutkan memeriksa gedung ini sedikit lagi.


_________________




Is anyone alive out there?

With all my love, to this fucking world.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://www.facebook.com/Syapaaye
Rabbit_Doubt

Case Solver
Case Solver
avatar

Male
Reputation : 10
Jumlah posting : 473
Lokasi : Haah?

PostSubyek: Re: [Episode 2] The Stolen Heart   Thu Apr 26, 2012 3:20 pm

sudah tau hasil otopsi?
apa dari lambung korban di temukan obat tidur atau sejenisnya? :hee:


dan satu lagi
periksa hubungan korban dan bangunan terbengkalainya
mungkin dapat sesuatu :panda:

_________________
WHAT IS YOUR

SIN?

PRIDE
WRATH
GREED
ENVY
SLOTH
LUST
GLUTTONY


-NOW, DIE FOR YOUR'S SIN-
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Guest

Tamu



PostSubyek: Re: [Episode 2] The Stolen Heart   Thu Apr 26, 2012 1:21 pm

periksa bangunan terbengkalainya :pikir:
Kembali Ke Atas Go down
Syapaaye

Administrator
Administrator
avatar

Male
Reputation : 5
Jumlah posting : 287
Lokasi : In 2D World, I hope

PostSubyek: Re: [Episode 2] The Stolen Heart   Thu Apr 26, 2012 11:53 am

Selanjutnya, aku pun menyelidiki letak persis mayat korban.
Sepertinya korban tergeletak tepat di depan jendela kantor menuju keluar. Jendela-nya terbuka, karena itu terasa sangat dingin di sini. Di hadapan jendela, ada sebuah bangunan terbengkalai yang sedang dalam konstruksi. Dulu sepertinya ada kecelakaan di bangunan tersebut, karena itu konstruksi-nya tak dilanjutkan lagi karena suatu hal. Kudengar, karena ada protes dari pihak yang berwenang makanya bangunan itu ditutup dan terlantar. Mungkin aku bisa mendapat sesuatu dari sana?

Lalu, aku pergi ke meja kerja korban.
Meja kerja-nya seperti meja kerja pada umumnya. Dengan satu monitor komputer berada di atas meja tersebut, dan beberapa kertas-kertas yang mungkin menyangkut pekerjaannya. Terdapat beberapa laci di meja tersebut, termasuk laci keyboard komputer tersebut. Aku buka satu persatu laci-laci meja tersebut. Tak ada yang bisa dijadikan bukti, kecuali sebuah “surat” usang yang menarik perhatian. Kubuka surat tersebut, dan isinya adalah suatu pernyataan cinta. Hey, untuk apa direktur menyimpan surat seperti ini? Tanpa melihat keseluruhan isi, kumasukkan surat tersebut ke selipan buku catatanku.


Note Book Updated


Terakhir diubah oleh Syapaaye tanggal Thu Apr 26, 2012 6:31 pm, total 1 kali diubah
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://www.facebook.com/Syapaaye
Guest

Tamu



PostSubyek: Re: [Episode 2] The Stolen Heart   Thu Apr 26, 2012 8:48 am

mau tanya kondisi meja kerja korban
Kembali Ke Atas Go down
Zero

Case Solver
Case Solver
avatar

Male
Age : 20
Reputation : 3
Jumlah posting : 638
Lokasi : Anywhere,anytime

PostSubyek: Re: [Episode 2] The Stolen Heart   Thu Apr 26, 2012 5:45 am

Trus:
a.Letak Persis Mayat Korban
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Syapaaye

Administrator
Administrator
avatar

Male
Reputation : 5
Jumlah posting : 287
Lokasi : In 2D World, I hope

PostSubyek: Re: [Episode 2] The Stolen Heart   Wed Apr 25, 2012 11:31 pm

he'eh... pilih jalurnya cerita/karakter utama

Ruangannya berada di lantai 3 bangunan kantor, rapi, tak ada tanda-tanda bekas perkelahian, kekerasan atau lainnya. Namun, di tengah ruangan terdapat seberkas percikan darah. Jendela menuju keluar ruangan terbuka. Di atas meja tamu juga ada 3 cangkir bekas kopi. Ah, lebih tepatnya hanya 2 cangkir kopi, cangkir lainnya tidak ada bekas kopi, cangkir lainnya tidak ada bekas kopi atau lainnya yang dapat mengindikasikan itu adalah cangkir bekas kopi. Tidak ada CCTV di ruangan ini. Pintu pada saat mayat ditemukan juga tak terkunci walaupun tertutup. Sepertinya kita tak akan mendapat banyak hal dari keadaan TKP sendiri.


Note Book has been updated
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://www.facebook.com/Syapaaye
Zero

Case Solver
Case Solver
avatar

Male
Age : 20
Reputation : 3
Jumlah posting : 638
Lokasi : Anywhere,anytime

PostSubyek: Re: [Episode 2] The Stolen Heart   Wed Apr 25, 2012 10:00 pm

Ini kita disuruh milih yang harus dilakukan ya
oke yang pertama harus dperiksa adalah:
c.kondisi keseluruhan ruangan korban
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Syapaaye

Administrator
Administrator
avatar

Male
Reputation : 5
Jumlah posting : 287
Lokasi : In 2D World, I hope

PostSubyek: Re: [Episode 2] The Stolen Heart   Wed Apr 25, 2012 9:37 pm

Episode 2 - The Stolen Heart has begun airing

_________________




Is anyone alive out there?

With all my love, to this fucking world.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://www.facebook.com/Syapaaye
Syapaaye

Administrator
Administrator
avatar

Male
Reputation : 5
Jumlah posting : 287
Lokasi : In 2D World, I hope

PostSubyek: Re: [Episode 2] The Stolen Heart   Mon Apr 16, 2012 9:52 pm

Story So Far


Terjadi sebuah pembunuhan di suatu kantor dari suatu perusahaan ternama. Takumi pun diminta untuk menanganinya oleh teman karibnya yang bernama Makoto. Segera setelah mengetahui beberapa hal tentang korban, ia pun bersama Makoto pergi untuk memeriksa TKP-


Terakhir diubah oleh Syapaaye tanggal Wed Apr 25, 2012 11:53 pm, total 1 kali diubah
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://www.facebook.com/Syapaaye
Syapaaye

Administrator
Administrator
avatar

Male
Reputation : 5
Jumlah posting : 287
Lokasi : In 2D World, I hope

PostSubyek: Re: [Episode 2] The Stolen Heart   Mon Apr 16, 2012 9:51 pm

Note Book



- Identitas Korban
Korban bernama Kurosawa Asami.
Kepala sebuah perusahaan besar terkenal.
Umurnya sekitar akhir 40. Walaupun begitu, ia tetap terlihat begitu muda dengan wajahnya.
Rumor mengatakan bahwa ia terlibat oleh sesuatu yang berkaitan dengan tindak kriminal.
Memiliki cincin yang sepertinya dari orang yang berharga.
Terlihat suka cemas dan khawatir belakangan sebelum kematian.
Dia menjodohkan Asuka dengan Kazuto

- Keadaan Korban

Ditemukan tak bernyawa dengan anak panah menancap di dada-nya, dan menusuk jantung, walaupun tak tepat di tengahnya.
Waktu kematian diperkirakan pada pukul antara 10:00 sampai 11:30 kemarin malam. (Tak dapat dipastikan)
Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban selain anak panah tersebut.
Tak ada tanda-tanda kekerasan di sekitar tubuh korban.
Tak ditemukan tanda-tanda racun, obat, ataupun bahan-bahan kimia lainnya dari tubuh korban.
Pada saat ditemukan, masih ada dompet yang berisi uang di dalam kantung celana korban. Kemungkinan ini adalah perampokan sangat kecil.
Di jari manis tangan kanan korban, terdapat sebuah tanda bekas cincin yang terlihat baru saja dilepas sebelum mayat korban ditemukan.


- Identitas Calon Tersangka

Asuka Asami
Anak korban

Waktu SMA pernah ikut klub memanah
Sepertinya ia tidak di dalam hubungan yang baik dengan ayahnya belakangan

Ada di kantor untuk pekerjaan.
Sekitar jam 9.45 mengunjungi ayahnya di ruangannya selama sekitar 10 menit.
Jam 10.10, bertemu dengan temannya.
lalu jam 10:50 pamit dari luar ruangan dan langsung pergi dari kantor.

Dijodohkan dengan Kazuto.
Dijanjikan 80% warisan asal menikah dengan Kazuto.
Sepertinya sudah memiliki hubungan

Kazuto Noroi
Bawahan korban

Terlihat sangat akrab dengan korban layaknya hubungan Ayah dan Anak
Mempunyai perasaan kepada Asuka dan dijodohkan dengannya oleh korban

Kyouko Minahoshi
Kolega korban

Asuho Asami
Anak korban, kakak kembar Asuka

Waktu ikut klub memanah bersama Asuka, namun 3 bulan kemudian keluar dari klub tersebut.

sekitar jam 10.05 ke ruangan ayahnya untuk membicarakan sesuatu, lalu keluar.
Lalu jam 11, pulang bersama Kazuto setelah bertemu dengannya di depan ruangan korban

- Barang Bukti

Surat Cinta
Sepertinya surat cinta usang ini ditujukan kepada direktur oleh Minahoshi, kolega korban. Mungkinkah mereka ada hubungan lain selain kolega?

- Keadaan TKP

Ruangannya berada di lantai 3 bangunan kantor, rapi, tak ada tanda-tanda bekas perkelahian, kekerasan atau lainnya.
Di tengah ruangan terdapat seberkas percikan darah.
Jendela menuju keluar ruangan terbuka.
Di atas meja tamu juga ada 2 cangkir bekas kopi dan satu cangkir lainnya.
Tidak ada CCTV.
Pintu pada saat mayat ditemukan juga tak terkunci walaupun tertutup.

Letak mayat korban
korban tergeletak tepat di depan jendela kantor menuju keluar yang terbuka.
Di hadapan jendela, ada sebuah bangunan terbengkalai yang sedang dalam konstruksi.

Meja kerja korban
Meja kerja-nya seperti meja kerja pada umumnya.

- Keadaan Gedung Terbengkalai

Gedung tersebut benar-benar bersebelahan dengan kantor di mana korban bekerja.
Hanya berjarak 10-15 meter.
Tinggi-nya pun sama seperti kantor tersebut.
Walaupun bangunan tersebut belum jadi, tapi fasilitas di sana lumayan cukup.

Di lantai 4 dalam suatu ruangan di bangunan tersebut ditemukan sebuah busur dan sepasang sarung tangan dengan bekas terbakar.
Sarung tangan tak dapat dipakai, tetapi busur tersebut hanya talinya saja yang putus, badannya tidak terlalu terbakar.
Ruangannya kosong.
Ada celah di tembok ruangan di mana sepertinya pintu akan dipasang. Sama halnya dengan celah di tembok untuk membuat jendela.
Sarung tangan dan busur tersebut terbakar tepat di depan celah jendela

- Misc.

Dulu sepertinya ada kecelakaan di bangunan sebelah kantor korban, karena itu konstruksi-nya tak dilanjutkan lagi karena suatu hal.
Rumor mengatakan karena ada protes dari pihak yang berwenang maka bangunan itu ditutup dan terlantar



Terakhir diubah oleh Syapaaye tanggal Fri Jan 04, 2013 9:32 pm, total 12 kali diubah
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://www.facebook.com/Syapaaye
Syapaaye

Administrator
Administrator
avatar

Male
Reputation : 5
Jumlah posting : 287
Lokasi : In 2D World, I hope

PostSubyek: [Episode 2] The Stolen Heart   Mon Apr 16, 2012 9:50 pm

Cara bermain :
1. Akan disediakan sebuah cerita misteri kepada kalian, yang pada akhirnya akan kalian ccoba untuk pecahkan, setelah mengumpulkan pecahan-pecahan puzzle dari misteri yang ada.

2. Di tengah cerita, kalian akan mendapat beberapa pertanyaan tentang bagaimana jalannya cerita harus berlanjut. Seperti memilih petunjuk-petunjuk yang harus kalian ikuti, memilih bukti yang harus kalian gunakan untuk memecahkan misteri yang ada, atau memberi arahan kepada sang pemeran utama untuk pergi ke suatu tempat yang dibutuhkan untuk memecahkan misteri yang ada.
(Untuk lebih mudahnya, ini game interaktif seperti Visual Novel di mana kalian memilih jalan cerita yang kalian inginkan)

3. Untuk berbagai pilihan yang disediakan, akan diambil pilihan pertama yang di-post dalam Thread ini. So, first come first serve. Dan para Solver hanya diizinkan untuk memilih satu pilihan dalam satu waktu walaupun di dalam pilihan tersebut diperbolehkan memilih lebih dari satu. Jika ada Solver lain yang memilih pilihan yang sama, maka akan diambil pilihan pertama, namun jika pilihannya berbeda, ketika waktu-nya diperbolehkan memilih lebih dari satu pilihan, maka akan digunakan kedua pilihan tersebut

4. Di akhir cerita, kalian akan dipersilahkan untuk memberi kesimpulan akan misteri yang ada, seperti siapa pelakunya, bagaimana kronologi lengkapnya, motif sang pelaku, dll.

5. Untuk yang dapat memberikan kesimpulan full yang ditanyakan, akan mendapat 1 poin full, dan untuk pertanyaan di tengah cerita, akan diberikan 1 bonus Like Point.

Aturan-aturan :
1. Tidak ada OOT, Junk, Spam, Multiple Posts, atau post-post mengganggu lainnya.

2. Setiap member dapat ikut serta menjawab, dan point yang diberikan pada jawaban yang tidak lengkap akan dipertimbangkan jumlahnya.

3. Setiap peserta diberi kesempatan menjawab 3 kali, setelah itu peserta tidak diperbolehkan untuk menjawab, kecuali berdiskusi, atau diberi tambahan kesempatan menjawab. Jadi gunakanlah kesempatan menjawab dengan sebaik-baiknya.

Tambahan :
1. Page 1, post 1, 2, dan 3 akan digunakan sebagai tempat clue dan lain-lain yang dibutuhkan dalam investigasi. Diketahui sebagai Note Book

2. Jangan lewatkan apapun. Periksalah sesuatu sesering mungkin agar tak kelewatan sesuatu. Namun, jangan terlalu terpaku pada satu hal sehingga menghabiskan waktu dan akhirnya ada akibat yang tak ingin ditemui.

3. Case ini terinspirasi dari Kara no Shoujo, sebuah Visual Novel detektif yang membutuhkan interaksi pemain untuk menyelesaikan kasus dalam cerita tersebut

Yah, untuk lebih jelasnya, langsung saja kita mulai. Pada episode kali ini, sudut pandang orang pertama dari Ryo, diganti menjadi sudut pandang orang pertama dari Takumi.
Takumi adalah seorang detektif muda yang menjalani hidupnya dengan tenang, terlalu tenang. Walaupun dengan kepintarannya yang di atas rata-rata, Takumi tidaklah terlalu terkenal di bidangnya. Karena kemalasannya melakukan hal-hal yang merepotkan, Takumi pun kadang suka menutup-nutupi keberhasilannya melakukan suatu pekerjaan, dengan dalih ia akan kerepotan jika banyak permintaan yang masuk.


Episode : 2
The Stolen Heart


---
Truly, there are things humans cannot comprehend.
And because of that, humans begin to have a will to have a good knowing about them.
But, no matter what, there will still be things that they cannot understand.
Then, humans begin to waver.
For those who have faith in them, they worship them.
For those who have doubts in them, they become afraid of them.
For those who have ignorance towards them, they live without them.
And for those who reject their existence, they are miserably crushed by them.

Lastly, for those who still strive for more to understand them while they are unable to do so---

------------------------------------------------

Pagi itu pagi yang dingin di kantorku, aku terbangun mendengar dering HP-ku yang ada di atas meja di sebelah sofa tempatku tidur. Sang penelpon adalah inspektur Makoto, salah satu karibku. Dari pengalamanku sebelum-sebelumnya, tak ada kabar yang baik ketika dia rela-rela meluangkan waktunya untuk menelponku, terutama ke HP-ku. Pasti masalah yang menyusahkan lagi. Dengan setengah sadar dan setengah hati, aku mengangkat panggilan yang dari tadi membisingkan itu.
“Oi, aku ada kerjaan untukmu. Kasus pembunuhan yang baru-baru saja terjadi, cepat kemari untuk mengetahui detailnya.”
“Langsung ke inti, heh. Kemari ke mana? Aku baru saja bangun tidur.”
“Ke tempatku, tentu saja. Kalau begitu, beranjaklah cuci mukamu dan cepat ke sini. Aku tunggu 45 menit.”
“Oi, oi, dengan kereta saja butuh paling cepat sekitar 1 jam, lho.”
“Aku tidak mau tahu, cepat kemari...”
Aaaggghhh...

***

“Korban bernama Kurosawa Asami. Kepala sebuah perusahaan besar terkenal. Umurnya sekitar akhir 40. Walaupun begitu, ia tetap terlihat begitu muda dengan wajahnya. Ditemukan tak bernyawa dengan anak panah menancap di dada-nya, dan menusuk jantung, walaupun tak tepat di tengahnya. Waktu kematian diperkirakan pada pukul antara 10:00 sampai 11:30 kemarin malam. Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban selain anak panah tersebut.” Makoto menjelaskan setelah aku sampai ke kantornya.
“Sudah ada calon tersangka yang terlihat sampai sekitar jam kematian korban?”
“Sudah. Tepatnya 3 orang. Yaitu Asuka Asami, anak korban, Kazuto Noroi, bawahan korban, dan Kyouko Minahoshi, kolega korban. Kami telah mendengar keterangan dari mereka, tapi lebih baik kau tanya sendiri langsung ke mereka.”
“Baiklah. Kalau begitu, aku akan langsung ke TKP terlebih dahulu. Mayatnya? Apa sudah dibawa untuk otopsi?”
“Sayangnya ya. Namun, sudah diberi garis tanda tempat kematian korban. Kalau ingin informasi lebih lanjut, pergi saja ke rumah sakit Y, di mana mayatnya diotopsi.”
“Baiklah, sampai jumpa.”
“Tunggu, aku ikut.” Katanya sambil beranjak dari kursi-nya.

***

Setelah sampai, aku langsung beranjak menuju ruangan korban.
Lalu, yang kuperiksa selanjutnya adalah :
a. Letak persis mayat korban
b. Meja kerja korban
c. Kondisi keseluruhan ruangan korban

---


Begin:
 



Terakhir diubah oleh Syapaaye tanggal Fri Apr 27, 2012 9:38 pm, total 9 kali diubah
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://www.facebook.com/Syapaaye
Sponsored content





PostSubyek: Re: [Episode 2] The Stolen Heart   

Kembali Ke Atas Go down
 

[Episode 2] The Stolen Heart

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 3 dari 3Pilih halaman : Previous  1, 2, 3

 Similar topics

-
» Dream about my car being stolen a few times.. Clarity???
» My wallet got stolen out of my purse
» Birth Pains induces a Heavy Heart
» Stolen furniture and eating hair
» a question about the heart chakra

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
DETECTIVE AND MAFIA :: Searching Point Zone :: Zone of Searching :: Pending Case-